Kembali ke Beranda
Rumus Splitter Optik
Redaman splitter dapat dihitung menggunakan rumus standar yang mencakup loss dasar dan loss tambahan setiap kali pembagian meningkat.
Gambar 1: Rumus perhitungan redaman splitter optik dengan komponen 3.5 dB (loss dasar) dan 0.8 dB (loss tambahan).
Jika gambar tidak muncul, pastikan file img/rumus-splitter.png tersedia.
Loss = 3.5 + 0.8 × log₂(N)
Keterangan:
N = Jumlah output splitter (rasio pembagian)
3.5 = Loss dasar untuk splitter 1:2
0.8 = Loss tambahan per tingkat pembagian
N = Jumlah output splitter (rasio pembagian)
3.5 = Loss dasar untuk splitter 1:2
0.8 = Loss tambahan per tingkat pembagian
Tabel Perhitungan Lengkap
| Rasio Splitter | log₂(N) | Perhitungan | Redaman (dB) | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1:2 | 1.00 | 3.5 + 0.8×1 | 4.30 | Loss terkecil |
| 1:4 | 2.00 | 3.5 + 0.8×2 | 5.10 | Area kecil |
| 1:8 | 3.00 | 3.5 + 0.8×3 | 5.90 | Paling umum |
| 1:16 | 4.00 | 3.5 + 0.8×4 | 6.70 | Area menengah |
| 1:24 | 4.585 | 3.5 + 0.8×4.585 | 7.17 | Area padat |
| 1:32 | 5.00 | 3.5 + 0.8×5 | 7.50 | Maksimal GPON |
| 1:64 | 6.00 | 3.5 + 0.8×6 | 8.30 | Extended |
Gambar 2: Contoh perhitungan rumus splitter untuk berbagai rasio pembagian (1:2, 1:4, 1:8, 1:16).
Simpan gambar sebagai img/rumus-splitter-example.png
Penjelasan Komponen Rumus
- 3.5 dB: Ini adalah loss dasar yang terjadi pada splitter 1:2. Dalam splitter, sinyal dibagi menjadi 2 jalur dengan pembagian daya 50:50.
- 0.8 dB: Ini adalah loss tambahan setiap kali jumlah output digandakan (1:2 → 1:4 → 1:8 → dst).
- log₂(N): Menghitung berapa kali pembagian dilakukan. Contoh: 1:8 = 3 kali pembagian (2×2×2).
Contoh Penerapan di Simulasi
1
Pilih Splitter ODC 1:8
Anda memilih splitter dengan rasio 1:8 di ODC.
2
Hitung log₂(N)
N = 8 → log₂(8) = 3 (karena 2³ = 8)
3
Masukkan ke Rumus
Loss = 3.5 + 0.8 × 3 = 3.5 + 2.4 = 5.90 dB
4
Hasil Ditambahkan ke Total Redaman
Hasil 5.90 dB otomatis ditambahkan ke total redaman jaringan dalam simulasi.
Referensi: Standar ITU-T G.671 untuk komponen pasif optik.