OLT (Optical Line Terminal)
OLT (Optical Line Terminal) adalah perangkat yang terletak di sentral (CO - Central Office) atau ruang operator. OLT berfungsi sebagai titik awal jaringan FTTH yang menghubungkan jaringan optik ke jaringan internet.
- Mengubah sinyal listrik dari internet menjadi sinyal optik
- Mengirimkan sinyal optik ke pelanggan melalui jaringan serat optik
- Menerima sinyal dari pelanggan dan mengubahnya kembali ke sinyal listrik
- Mengelola bandwidth untuk setiap pelanggan (DBA - Dynamic Bandwidth Allocation)
- Melakukan autentikasi dan manajemen pelanggan
Komponen OLT
SFP Module
Modul transceiver yang mengubah sinyal listrik ke optik. Tersedia dalam berbagai daya: +6, +7, +8, +9 dBm.
Port PON
Port untuk menghubungkan ke jaringan optik. Satu port PON bisa melayani hingga 64 pelanggan (dengan splitter).
Processor
Mengelola lalu lintas data, bandwidth, dan komunikasi dengan ONT pelanggan.
Uplink Port
Port untuk menghubungkan OLT ke jaringan backbone (internet).
Peran OLT dalam Redaman
OLT adalah sumber sinyal dalam jaringan FTTH. Daya yang dikeluarkan OLT (Tx Power) sangat mempengaruhi kualitas sinyal yang sampai ke pelanggan:
- Tx Power +6 dBm → Cocok untuk jarak pendek atau sedikit splitter
- Tx Power +7 dBm → Standar untuk jaringan menengah
- Tx Power +8 dBm → Paling umum digunakan (balance)
- Tx Power +9 dBm → Untuk jarak jauh atau banyak splitter
Daya ONT = Tx OLT - Total Redaman
Contoh: Tx +8 dBm - Total Loss 14.90 dB = -6.90 dBm (Level ONT optimal: -8 s.d. +2 dBm)
Referensi: Standar ITU-T G.984 untuk GPON (Gigabit Passive Optical Network)